GSENTRA Logo

GSENTRA

GSENTRA • Landscaping & Carbon Inventory

GSENTRA Landscaping

Sistem Manajemen Landscaping Terintegrasi yang mengelola 4 Zonasi Utama - Area Terbuka Hijau, Area Nursery, Area Daihatsu Edu Forest, dan Area Pranaraksa - untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati serta mengkalkulasi presisi akumulasi Serapan Emisi Karbon (tCO₂e) berbasis metode alometrik saintifik.

Ekologi & Fakta Karbon
REALTIME DATA
Did You Know?
"Satu pohon dewasa rata-rata mampu menyerap hingga 21.7 kg CO2 per tahun dan menghasilkan oksigen bersih untuk 2 hingga 4 orang manusia setiap hari."
48
Spesies Pohon Terdata
6,185
Total Populasi Pohon
Macaranga Tanarius (Mahang)/Jati Putih
Pohon Terbaru Ditambahkan
Macaranga Tanarius (Mahang)/Jati Putih
Macaranga tanarius
Lihat →
13,880.79
Ton Karbon (tCO₂e) Terserap
6,185
Total Pohon Terdaftar
48
Keanekaragaman Spesies
1 Site / 25
Plot Area Konservasi
Katalog Digital Spesies

Koleksi Pohon & Potensi Serapan Karbon

Kelapa
Buah

Kelapa

Cocos nucifera

Pohon Kelapa (Cocos nucifera) adalah tanaman serbaguna berbatang tunggal kokoh dengan pelepah daun melengkung khas kawasan tropis. Seluruh bagian tanaman bermanfaat dari air dan daging buah bernutrisi, sabut kelapa, hingga kayu batangnya. Tangguh terhadap angin kencang dan berperan penting dalam stabilisasi kawasan pesisir.

6.12 Ton
Serapan tCO₂e
3 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Kelapa Gading
Buah

Kelapa Gading

Cocos nucifera

Kelapa Gading (Cocos nucifera var. eburnea) merupakan varietas kelapa hias dengan tandan buah dan pelepah berwarna kuning keemasan yang memikat. Berpostur lebih ramping dan kompak dibanding kelapa biasa, cocok sebagai tanaman lanskap taman yang elegan sekaligus penghasil air kelapa berkhasiat hidrasi alami.

17.96 Ton
Serapan tCO₂e
10 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Ketapang
Pelindung

Ketapang

Terminalia catappa

Pohon Ketapang (Terminalia catappa) merupakan pohon peneduh pantai dan daratan berdaun lebar mengkilap dengan cabang horizontal bertingkat rindang. Daunnya yang gugur kaya akan tanin alami yang banyak dimanfaatkan untuk pengkondisian kualitas air, sementara pohonnya sangat tangguh terhadap angin laut kencang dan berfungsi sebagai penahan panas terik matahari.

20.58 Ton
Serapan tCO₂e
24 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Ketapang Kencana
Pelindung

Ketapang Kencana

Terminalia mantaly

Ketapang Kencana (Terminalia mantaly) merupakan pohon lanskap arsitektural tropis yang sangat populer berkat percabangan horizontal bertingkat yang rapi menyerupai kanopi bertingkat (pagoda). Berdaun kecil padat berwarna hijau terang, sangat anggun sebagai peneduh plaza, pedestrian, dan halaman perkantoran modern tanpa menghasilkan banyak sampah dedaunan besar.

59.53 Ton
Serapan tCO₂e
89 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Kupu-kupu
Pelindung

Kupu-kupu

Bauhinia purpurea

Pohon Kupu-kupu atau Bungur Ungu (Bauhinia purpurea) dinamai demikian karena bentuk daunnya yang terbelah dua simetris menyerupai sayap kupu-kupu yang sedang hinggap. Dipercantik dengan kuntum bunga berwarna ungu kemerahan semerbak yang mekar sepanjang tahun, sangat digemari sebagai pohon peneduh lanskap taman berskala sedang dan median jalan pedestrian.

2.38 Ton
Serapan tCO₂e
15 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Kurma
Buah

Kurma

Phoenix dactylifera

Pohon Kurma (Phoenix dactylifera) merupakan tanaman palem berdaun menyirip abu-abu keperakan yang melegenda dengan ketahanan ekstrem terhadap panas terik dan kekeringan tanah. Menghasilkan tandan buah kurma manis berkalori tinggi kaya zat besi dan mineral, sekaligus menghadirkan atmosfer lanskap oasis yang eksotis dan teduh.

4.60 Ton
Serapan tCO₂e
2 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Lengkeeng
Buah

Lengkeeng

Dimocarpus longan

Pohon Lengkeng (Dimocarpus longan) adalah tanaman buah tropis dengan percabangan rimbun padat dan tajuk membulat rindang menyejukkan. Menghasilkan dompolan buah bulat berkulit cokelat muda dengan daging bening berair manis renyah beraroma wangi, kaya akan vitamin C dan senyawa penenang saraf alami.

3.23 Ton
Serapan tCO₂e
2 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Liang Lyu
Pelindung

Liang Lyu

Salix babylonica

Liang Lyu atau Pohon Janda Merana (Salix babylonica) dicirikan oleh dahan-dahan lentur ramping yang menjuntai anggun ke bawah menyentuh permukaan air atau tanah. Sangat ideal ditanam di tepian kolam retensi, danau buatan, dan sempadan saluran air karena perakarannya sangat efektif menstabilkan tanggul tanah serta menyaring kelebihan nutrisi air.

4.33 Ton
Serapan tCO₂e
13 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Macaranga Tanarius (Mahang)/Jati Putih
Pelindung

Macaranga Tanarius (Mahang)/Jati Putih

Macaranga tanarius

Pohon Mahang atau Macaranga (Macaranga tanarius) merupakan pohon pionir hutan sekunder berdaun bundar besar bertangkai tengah (peltata) yang sangat unik dan khas. Tumbuh cepat menaungi tanah terbuka, bersimbiosis erat dengan semut pelindung (mirmekofit), serta berperan vital mempercepat suksesi alami dan pemulihan ekosistem hutan tropis pasca-gangguan.

6.27 Ton
Serapan tCO₂e
3 Unit
Populasi Pohon
Lihat Detail Spesies & Plot →
Sebaran Lokasi Penanaman

Peta Interaktif Zonasi Pranaraksa

Klik salah satu plot berwarna oranye pada peta di bawah untuk menampilkan katalog pohon di zona tersebut secara dinamis.

Sub-Zona:
Area Terbuka Hijau
Area Nursery
Area Daihatsu Edu Forest
Area Pranaraksa
📍

Pilih Zona di Peta

Klik salah satu plot berwarna pada peta di sebelah kiri untuk melihat rincian total serapan karbon tCO₂e, populasi, dan spesies pohon.

Metodologi & Edukasi

Bagaimana Kami Mengkalkulasi Serapan Karbon Pohon?

📐

1. Rumus Alometrik Saintifik

Perhitungan biomassa pohon berdasarkan diameter/lingkar batang (DBH) menggunakan persamaan alometrik standar kehutanan internasional.

🌱

2. Konversi Biomassa ke Karbon

Biomassa dikonversi menjadi kandungan Karbon Organik (C) dengan faktor konstanta 0.47 sesuai rekomendasi IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change).

🌍

3. Estimasi Serapan CO2 Ekuivalen

Kandungan karbon dikali faktor berat molekul CO2/C (44/12 ≈ 3.67) untuk menghitung total emisi CO2 yang berhasil diserap dari atmosfer.