GSENTRA Landscaping
Sistem Manajemen Landscaping Terintegrasi yang mengelola 4 Zonasi Utama - Area Terbuka Hijau, Area Nursery, Area Daihatsu Edu Forest, dan Area Pranaraksa - untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati serta mengkalkulasi presisi akumulasi Serapan Emisi Karbon (tCO₂e) berbasis metode alometrik saintifik.
Koleksi Pohon & Potensi Serapan Karbon
Belimbing
Pohon Belimbing Manis (Averrhoa carambola) adalah pohon buah hortikultura produktif dengan tajuk bercabang rapat dan daun menyirip peka sentuhan. Menghasilkan buah bersegi lima khas yang bila diiris melintang berbentuk bintang sempurna, kaya akan vitamin C, antioksidan, dan air mineral alami penurun tekanan darah dan penyegar tubuh.
Durian
Pohon Durian (Durio zibethinus) dikenal sebagai "King of Fruits" nusantara berpostur pohon kanopi hutan tropis yang menjulang gagah dengan daun hijau tua berlapis perunggu di sisi bawah. Menghasilkan buah berduri unik beraroma khas dengan tekstur daging lembut legit berenergi tinggi, sekaligus berfungsi sebagai pohon konservasi hutan hujan dataran rendah.
Jamblang
Pohon Jamblang atau Duwet (Syzygium cumini) merupakan pohon buah tropis berbuah ungu kehitaman lebat yang kaya senyawa antioksidan dan antosianin. Berbatang kokoh dengan kanopi rindang penahan angin dan debu, buahnya berkhasiat menjaga kesehatan metabolisme tubuh serta stabilisasi kadar gula darah.
Jambu Air
Pohon Jambu Air (Syzygium aqueum) adalah tanaman buah pekarangan dan peneduh tropis yang menghasilkan buah berair segar berwarna merah cerah. Kaya akan vitamin C, mineral, dan serat alami. Berdaun lebat dan rimbun, berfungsi baik sebagai peneduh kawasan hijau sekaligus tanaman buah produktif.
Jambu Batu
Pohon Jambu Batu atau Jambu Biji (Psidium guajava) merupakan pohon buah tropis berbatang halus kecokelatan yang mudah mengelupas dengan daun beraroma wangi bila diremas. Buahnya berdaging merah atau putih kaya vitamin C super tinggi (empat kali lipat jeruk) dan likopen, sementara rebusan daunnya terkenal sebagai obat herbal antibakteri alami.
Jambu Jamaica
Jambu Jamaica atau Jambu Bol (Syzygium jambos / malaccense) mempesona dengan bunganya yang mekar berwarna merah fuchsia menyala berhamburan indah di bawah kanopi pohon saat mekar. Menghasilkan buah lonjong padat berdaging tebal putih lembut dengan kulit merah kehitaman elegan, sangat nikmat disantap segar serta berfungsi sebagai peneduh pekarangan yang asri.
Kelapa
Pohon Kelapa (Cocos nucifera) adalah tanaman serbaguna berbatang tunggal kokoh dengan pelepah daun melengkung khas kawasan tropis. Seluruh bagian tanaman bermanfaat dari air dan daging buah bernutrisi, sabut kelapa, hingga kayu batangnya. Tangguh terhadap angin kencang dan berperan penting dalam stabilisasi kawasan pesisir.
Kelapa Gading
Kelapa Gading (Cocos nucifera var. eburnea) merupakan varietas kelapa hias dengan tandan buah dan pelepah berwarna kuning keemasan yang memikat. Berpostur lebih ramping dan kompak dibanding kelapa biasa, cocok sebagai tanaman lanskap taman yang elegan sekaligus penghasil air kelapa berkhasiat hidrasi alami.
Kurma
Pohon Kurma (Phoenix dactylifera) merupakan tanaman palem berdaun menyirip abu-abu keperakan yang melegenda dengan ketahanan ekstrem terhadap panas terik dan kekeringan tanah. Menghasilkan tandan buah kurma manis berkalori tinggi kaya zat besi dan mineral, sekaligus menghadirkan atmosfer lanskap oasis yang eksotis dan teduh.
Peta Interaktif Zonasi Pranaraksa
Klik salah satu plot berwarna oranye pada peta di bawah untuk menampilkan katalog pohon di zona tersebut secara dinamis.
Pilih Zona di Peta
Klik salah satu plot berwarna pada peta di sebelah kiri untuk melihat rincian total serapan karbon tCO₂e, populasi, dan spesies pohon.
Bagaimana Kami Mengkalkulasi Serapan Karbon Pohon?
1. Rumus Alometrik Saintifik
Perhitungan biomassa pohon berdasarkan diameter/lingkar batang (DBH) menggunakan persamaan alometrik standar kehutanan internasional.
2. Konversi Biomassa ke Karbon
Biomassa dikonversi menjadi kandungan Karbon Organik (C) dengan faktor konstanta 0.47 sesuai rekomendasi IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change).
3. Estimasi Serapan CO2 Ekuivalen
Kandungan karbon dikali faktor berat molekul CO2/C (44/12 ≈ 3.67) untuk menghitung total emisi CO2 yang berhasil diserap dari atmosfer.